My first and last love
Ketika aku mulai menatap langit pagi nan biru yang menyapa bersama langkah kaki ini dan mulai bergerak memasuki sebuah gedung perusahaan yang menjulang tinggi di hadapanku saat ini-ya aku seorang karyawati sebuah perusahaan yang bergerak di bagian bidang pemasaran khususnya luar negeri dan sampai aku di kejutkan dengan suara lengkingan seorang wanita yang sedang memanggil namaku hingga membuatku membalikkan badan untuk menyapanya.
''Louisa Lynch.''
Aku tersenyum manis mendengar suara itu, suara sahabatku satu-satunya di perusahaan ini.
''Morning Emily Cort. Kau selalu selangkah lebih cantik dari aku.'' Aku menggodanya dengan sedikit gerakan tangan ke atas dan bawah. Emily terlihat menyipitkan kedua matanya dan berusaha untuk membalas godaan itu. ''Kenapa aku merasa sepertinya kita akan bertemu dengannya.'' katanya sambil menyikutku lembut dengan sikunya. Aku dapat merasakan bahwa sepertinya pipiku mulai memerah hanya dengan memikirkannya saat ini tapi dengan cepat aku meraih lengan Emily dan langsung menariknya untuk berjalan masuk ke dalam perusahaan.
Kami berdua sedang menunggu di depan pintu lift sampai terdengar bunyi ''ting'' dan pintu lift terbuka. Aku melihatnya pagi ini di antara beberapa orang yang sedang berdiri. Tinggi badannya terlihat mencolok bila di bandingkan dengan beberapa orang di sekitarnya. Kami melangkah masuk dan berdiri tepat di depannya. ''Kau tidak ingin menyapanya atau apapun itu.'' goda Emily. Aku hanya menarik napas panjang sambil memperhatikan ke bawah ke jari-jari yang mulai dingin karena terlalu gugup. Harus aku akui keberadaannya begitu mendominasi sampai-sampai tidak ada suara di dalam lift yang sedang bergerak naik ke atas. Ketika aku mulai mengatur napas ini agar kembali normal, pintu lift terbuka dengan lantai lima dimana tempatku bekerja. Kaki ini melangkah keluar dan aku tidak tahu kenapa aku membalikkan badan hanya untuk melihat raut wajah dingin yang terpasang di wajahnya yang tampan itu.
Lanjutan nya lagi dong 😄 buat penasaran
BalasHapusThanks sudah membaca,, lanjutannya secepatnya
BalasHapusGood story
BalasHapusKelanjutan nya please